//
you're reading...

Renungan Kristen

Hikmat Allah Melebihi Hikmat Dunia / Rabu, 29 Februari 2012

Kejadian 41:37-57

Ketika William McKinley (1843-1901), presiden Amerika Serikat ke-25, diambil janjinya sebagai presiden, dia mengucapkan kalimat ini: “beri saya kebijaksanaan dan pengetahuan, sehingga saya bisa memimpin bangsa ini”. Meskipun dia memperoleh penghormatan tertinggi, dia amat sadar akan tanggungjawabnya. Dia juga sadar, bahwa dia memerlukan pertolongan Tuhan. Baginya kebijaksanaan adalah kemampuan menggunakan pengetahuan untuk mengatasi keadaan darurat dengan sukses. Manusia dapat memperoleh pengetahuan, tetapi kebijaksanaan berasal dari Allah.
Dalam nas sebelumnya mengungkapkan bagaimana pengalaman Yusuf yang kembali mampu menjelaskan arti mimpi Firaun, sehingga dia semakin mendapat simpati, hormat dan kepercayaan dari raja Mesir itu (bdk. Kejadian 41:1-36). Dalam nas hari ini diceritakan bahwa raja Firaun melihat Yusuf sebagai orang yang mendapat penyertaan dari Allah, seorang yang  penuh dengan Roh Allah, seorang yang berakal budi dan bijaksana (ayat 38-39). Karena kuasa dan penyertaan Tuhan yang luar biasa kepada Yusuf, maka raja Firaun pun memberikan kuasa dan kewenangan penuh kepada Yusuf atas seluruh kerajaannya, dengan memasangkan cincin meterainya dan pakaian kebesaran raja (bdk. ayat 40-44).
Yusuf sungguh sadar akan latar belakang hidupnya, kelemahan dan penderitaan memang mewarnai perjalanan hidupnya. Tetapi dia sungguh-sungguh mampu mencapai sukses yang luar biasa, memperoleh penghormatan tertinggi, dengan menjadi penguasa di Mesir melalui cara yang luar biasa dan ajaib. Keberhasilan dan kesuksesan Yusuf semakin lengkap dengan anak-anak yang diberikan Tuhan kepadanya. Dua orang anaknya itu diberinya nama Manasye, sebab katanya: “Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku”, dan Efraim, sebab katanya: “Allah membuat aku mendapat anak dalam negeri kesengsaraanku” (ayat 50-52). Dari pernyataan Yusuf itu, dia sungguh-sungguh meyakini bahwa semuanya diberikan oleh Allah kepadanya; baik pengetahuan dan kebijaksanaan, kekuasaan atau jabatan dan segala berkat dalam hidupnya.
Dari apa yang telah digambarkan di atas, ada beberapa penegasan yang patut kita renungkan sebagai pembelajaran bagi hidup kita. Pengetahuan, hikmat dan kebijaksanaan adalah sesuatu yang berasal dari Allah yang diberikan kepada setiap orang. Dengan semuanya itu, setiap orang diharapkan mampu memanfaatkannya untuk berhasil dan sukses dalam perjuangan hidup di tengah-tengah dunia ini. Dalam keberhasilan dan kesuksesan itu, kita diingatkan untuk memahami itu sebagai pertolongan dan pemberian Tuhan. Yusuf, bahkan William McKinley pun menyadari bahwa keberhasilan mereka itu dari Tuhan.
Pdt. Gunedi, S.Th – Pendeta Resort GKE Karau Ampah

Discussion

No comments yet.

Post a Comment