// archives

Archive for March, 2012

Jangan Munafik / Sabtu, 31 Maret 2012

Ayub 22:6-20     Isi nast hari ini rupaya mencatat akan dosa-dosa Ayub. Elifas nampaknya sungguh yakin bahwa penderitaan Ayub adalah oleh karena perbuatannya. Sehingga dalam nast ada daftar panjang tentang dosa-dosa atau kesalahan si Ayub. Ada dua kritik penting terhadap Ayub  yang secara berturut-turut  bagaikan timah panas yang keluar dari pistolnya, yaitu : Pertama; Ayub […]

Melihat Kuman Di Seberang Lautan Tetapi Tak Mampu Melihat Gajah Di Pelupuk Mata / Jumat, 30 Maret 2012

Ayub 22:1-5     Setelah kita membaca nast hari ini, kembali kita melihat bahwa penderitaan Ayub dikatakan adalah sebagai akibat dari dosanya yang besar terhadap Allah. Dan yang menyakitkan ialah, Elifas yang sebagai sahabatnya sendiri mengatakan hal yang demikian. Seperti yang tercatat dalam ayat 1, Elifas adalah orang Teman. Ia seorang yang membangun kebenaran berdasarkan penelitian, […]

Menghibur Dengan Aksi / Kamis, 29 Maret 2012

Ayub 21:23-34     Penderitaan fisik, kehilangan keluarga, dan penghiburan teman-teman Ayub yang tidak tepat sasaran membuat Ayub semakin lama semakin kesal terhadap teman-temannya. Sehingga kekesalan tersebut akhirnya meledak dan Ayub menyebut bahwa penghiburan teman-temannya adalah penghiburan yang hampa dan semua penuh dengan muslihat saja. Atau bisa dikatakan  setiap perkataan temannya yang berniat menghibur itu hanyalah […]

Jangan Iri Terhadap Orang Fasik / Rabu, 28 Maret 2012

Ayub 21:7-22     Hari-hari ini, banyak orang bertanya, mengapa masih banyak koruptor yang hidup enak? Mereka bahkan bisa melakukan ibadah keagamaan tanpa rasa bersalah. Atau, mengapa para pengusaha yang melakukan kecurangan bisnis sepertinya menikmati segala-galanya dan bisa rajin ibadah sesuai keyakinannya masing-masing, bahkan terlihat begitu saleh di depan banyak orang. Atau, kita persempit lagi contohnya. […]

Silahkan Marah / Selasa, 27 Maret 2012

Ayub 21:1-6 Bagaimana perasaan saudara, ketika tiba-tiba saja dipojokkan oleh orang lain, padahal kita tidak melakukan kesalahan atau merugikan orang lain atau orang tersebut? Tentunya, selaku manusia  biasa kita akan kecewa, kesal dan bahkan marah atas perlakukan yang demikian. Nah, inilah yang terjadi dalam nast ini. Ayub marah atas perkataan-perkataan yang memojokkan dirinya. Marah adalah […]

Jurus Jitu Menghadapi Permasalahan / Senin, 26 Maret 2012

Ayub 20:1-29     Perikop kita hari ini, Zofar mempunyai suatu asumsi bahwa penderitaan, masalah  atau kemalangan Ayub saat itu oleh karena Ayub melakukan ketidakbenaran atau kesalahan di hadapan Allah. Perlu kita ketahui bahwa Zofar adalah seorang yang memang suka berasumsi ( berbicara tanpa pertimbangan dan memaksakan keberterimaan). Artinya, asumsinya yang sangat kuat tidak disertai uji […]

Dalam Tugas : Rajin dan Setia / Minggu, 25 Maret 2012

Lukas 24:45-51 Perumpamaan ini menunjuk pada hari penghakiman yang akan datang. Terdapat dua golongan hamba, yang setia dan yang tidak setia dengan segala konsekuensinya. Setia atau tidak bukan pilihan yang akan datang tapi pilihan kini. “Nasib nanti ditentukan sekarang karena hari penghakiman bukan hanya soal nanti tetapi juga soal kini. Pastikan kini untuk nanti: setia […]

Hati-hati : Taring Di Balik Jubah / Sabtu, 24 Maret 2012

Lukas 20:41-47                                                                                            Pada umumnya orang beranggapan bahwa tokoh-tokoh agama adalah orang-orang yang serba bisa, paling baik, paling jujur, dan paling suci diseantero dunia. Anggapan itu menjadikan tokoh-tokoh agama sebagai tolok ukur segala-galanya untuk kebaikan, kebenaran,kesucian, etika mora danlan sebagainya. Dan tidak heran jika kemudian muncul berbagai kritik bahkan kecaman jika orang melihat kelemahan para […]

Hidup Itu Bagai Telur / Jumat, 23 Maret 2012

Lukas 20:27-40 Berbicara tentang kehidupan setelah kematian mengandung polemik yang belum selesai. Pro-kontra itu ada pada jaman Yesus dimana golongan Saduki tidak menyakini kebangkitan setelah kematian. “Sunnayavada” hidup itu bagaikan balon, jika meletus, tidak ada lagi dia, demikian keyakinan salah satu agama tertentu. Demikianlah Saduki berkeyakinan bahwa tidak ada kebangkitan orang mati. Artinya adalah  hidup […]

Menjaga Kepercayaan Allah / Kamis, 22 Maret 2012

Lukas 19:11-27 Melalui perumpamaan ini Tuhan Yesus menyampaikan satu peringatan penting kepada para pendengar di jamanNya dan termasuk kepada kita pada jaman ini. Peringatan yang penting itu adalah  sementara menanti kedatanganNya yang ke-II, kita dituntut setia mengembangkan talenta yang     dipercayakanNya. Tidak saja kepada kita, tetapi kepada seluruh manusia. Ia mempercayakan kepada kita berbagai telenta, baik […]