// archives

Archive for November, 2012

Kok Tuhan Tega? / Jumat, 30 Nopember 2012

Ayub 41:1-25 Kita tahu bahwa untuk menolong orang yang sedang lapar, kita harus segera membawa makanan; untuk menolong orang yang sakit, kita membawa obat; untuk membantu sesama yang sedang tertimpa bencana, kita membawa bantuan berupa pakaian, makanan dan lain-lain. Demikian pula jika kita bertemu dengan orang yang sedang menderita dan sedih, pasti kita akan menghibur. […]

Ayub Dan Braddy Barr / Kamis, 29 Nopember 2012

Ayub 40:20-28 Jika pada perikop sebelumnya Allah menyuruh Ayub memperhatikan behemot, maka pada perikop hari ini kita melihat bagaimana Allah kembali menyuruh Ayub memperhatikan binatang raksasa lainnya, yakni buaya. Dalam bahasa Ibrani makhluk itu disebut Livyatan, dalam bahasa yunani adalah lewiatan (Ayub 40:20), dan Alkitab bahasa Indonesia menerjemahkannya sebagai buaya. Sebenarnya kita tidak tahu jelas […]

Lukisan Tentang Kuda Nil / Rabu, 28 Nopember 2012

Ayub 40:10-19 Apa yang biasanya terjadi pada saat kita kecewa terhadap kegagalan yang dilakukan seorang yang kita harapkan? Ambillah contoh seorang presiden. Orang banyak sangat berharap Presiden yang dipilih rakyat bisa segera membawa kesejahteraan bagi bangsa. Namun ketika harapan itu tidak tercapai, orang kecewa dan tidak sedikit yang berpikir bahwa seandainya dia yang menjadi presiden, […]

Apakah Allah Itu Adil? / Selasa, 27 Nopember 2012

Ayub 40:1-9 Apakah Allah adil? Apakah la memperlakukan kita secara tidak adil? Mengapa kita bisa mengalami hidup susah padahal kita setia melayani Dia? Mengapa ada kejahatan? Salah siapa, sehingga orang-orang mati dalam kecelakaan pesawat? Bayi lahir cacat dan anak-anak menjadi korban perseteruan? Mengapa kemiskinan dan kelaparan menimpa banyak orang sementara ada orang yang hidupnya enak […]

Merendahkan Diri / Senin, 26 Nopember 2012

Ayub 39:29-38 Di banyak jemaat GKE, ada kebiasaan bahwa setiap keluarga yang mengadakan kebaktian keluarga atau syukur akan menyediakan jamuan makan. Walaupun sudah cukup sering disosialisasikan bahwa kebaktian tidak harus menyediakan makanan dan minuman yang memerlukan dana yang cukup besar, dalam kenyataan ada keluarga yang akhirnya menolak kebaktian di rumahnya karena merasa malu jika tidak […]

Kewajiban Orang Kristen / Minggu, 25 Nopember 2012

Yesaya 26:1-10 Orang-orang yang menerima Tuhan Yesus berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda, jadi terjadi multi culture. Ketika orang-orang dengan budaya dan latar belakang yang berbeda-beda, mereka menerima Tuhan Yesus sedikit banyak akan menimbulkan permasalahan, misalnya dalam hal makanan ( ayat 2) dan  hari khusus ( ayat 5). Hal inilah yang ada dalam kehidupan […]

Penderitaan Adalah Ibarat Sebuah Jendela / Sabtu, 24 Nopember 2012

Ayub 39:16-28 Mengapa orang benar bisa mengalami penderitaan? Darimana sebenarnya asal penderitaan itu? Mungkin ini pertanyaan yang sering terlontar dari kita. Kita berpikir jika orang benar pasti hidupnya selalu senang, nyaman, damai,  dan jangan menderita pokoknya tidak ada kesusahan kesulitan dan masalah. Namun pada kenyataan berbeda. Dari kenyataan ini mari kita renungkan apa yang mau […]

Memahami Kasih Karunia Allah / Jumat, 23 Nopember 2012

Ayub 39:1-15 Jika Allah dapat membimbing Ayub sehingga menyadari keterbatasannya dalam memahami cara-cara Allah di dalam dunia, maka Allah dapat meyakinkan Ayub bahwa Ia adalah Allah yang penuh kemurahan dan adil bahkan ketika Ayub tidak mengerti cara kerja Allah dalam hidupnya. Menjadi pertanyaan kita untuk apa Allah menyebut  binatang-binatang liar dihadapan Ayub dalam menanggapi masalah […]

Allah Sang Pencipta Dan Pemelihara / Kamis, 22 Nopember 2012

Ayub 38:31-38 Ada 8 ayat yang kita renungkan hari ini, dan kalau kita perhatikan semua ayat itu merupakan kalimat tanya yang ditujukan kepada Ayub. Namun kalimat tanya ini tidak perlu dijawab karena kalimat tanya itu untuk menegaskan kepada Ayub siapa Allah sebenarnya. Pertanyaan–pertanyaan Allah pada Ayub memperlihatkan bahwa  ciptaan Allah adalah rahasia Allah. Sehingga ketika […]

Cara Allah Mengasihi Kita / Rabu, 21 Nopember 2012

Ayub 38:19-30 Allah terus mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang tidak dapat dijawab oleh Ayub. Dengan berbuat begitu Allah menunjukan kepada Ayub bahwa keinginannya untuk berdebat dengan Allah itu hal yang tidak adalah kebodohan. Ayub dibungkamkan, dengan penyataan yang ditunjukan Allah padanya. Karena persoalan yang paling berat yang dihadapi Ayub bukan hanya lenyapnya harta bendanya, keluarganya dan kesehatannya. […]