//
you're reading...

Renungan Kristen

Memberikan Jawab Bukan Asal Jawab / Jumat, 24 Mei 2013

I Korintus 2:6-16

Latar Belakang :

1.   Jemaat Korintus merupakan salah satu dari 14 jemaat yang menjadi fokus pelayanan Rasul    Paulus.

2. Saat itu ajaran-ajaran filsafat berkembang dan masuk dalam penghayatan iman jemaat Korintus hal ini bisa membahayakan iman mereka.

 

Isi :

1.   Rasul Paulus menegaskan betapa pentingnya membina hubungan dengan Tuhan supaya memiliki hikmat yang benar. Sehingga orang Kristen dapat menangkal hikmat dunia ini (ayat 6).

2.   Hikmat yang benar adalah hikmat Allah (ayat 7). Hikmat ini tidak dikenal oleh bangsa manapun di dunia ini (ayat 8) sehingga walaupun mereka menjumpainya mereka sulit memahaminya (ayat 9, 14) mengapa? Karena mereka tidak mengasihi Allah (mengenal). Tetapi orang Kristen berpeluang menjelaskannya (ayat 10, 11, 12 dan 13).

3.   Untuk memahaminya orang-orang harus memiliki pikiran Kristus (16).

 

Relevansi :

1.   Seringkali kita mendengar istilah hikmat. Menurut Pdt. J.L. Rap-rap dalam buku kumpulan khotbah “Kalau Tuhan sudah tahu mengapa masih meminta?”  Hikmat mengandung 5 unsur : Pengetahuan, Pengertian, Keterampilan, Kecerdasan dan Kebijaksanaan. Kelimanya ini berurutan seperti anak tangga. Seseorang jika ingin berhikmat dimulai dari pengetahuan. Dia harus memiliki pengetahuan. Setelah itu barulah dia memiliki pengertian, keterampilan, kecerdasaan dan kebijaksanaan.

2.   Untuk menjelaskan dasar iman Kristen, dogma-dogma, dan perbedaan kekristenan dengan agama lainnya kita harus punya pengetahuan. Pengetahuan  dapat diperoleh melalui pelajaran baik dari buku, diskusi maupun mengikuti seminar lainnya. Pengetahuan melahirkan pengertian, pengertian melahirkan keterampilan, keterampilan melahirkan kecerdasan dan kecerdasan melahirkan kebijaksanaan.

3.   Demikian halnya jika kita ingin memilik hikmat Allah, 5 unsur tadi harus ada pada kita. Sehingga kita bisa memberikan jawab yang bukan asal jawab.

 

Pdt.  Tom Chandra, STh, Pendeta Resort GKE Palangka Raya

Discussion

No comments yet.

Post a Comment