// archives

Archive for December, 2016

Kado Akhir Tahun Masyarakat Adat

JAKARTA,PGI.OR.ID-Presiden Joko Widodo memenuhi janjinya kepada masyarakat adat di nusantara dengan mengakui hutan adat yang dikelola 9 komunitas. Peresmian atas pengakuan hutan adat itu dilakukan oleh Presiden Jokowi di Istana Negara pada Kamis (30/12… Berita ini adalah copy dari http://pgi.or.id

Ini Pesan Jokowi Pada Natal Nasional di Minahasa

MINAHASA,PGI.OR.ID-Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persaudaraan dan cinta sesama anak bangsa. Ajakan itu disampaikan Presiden Jokowi saat berpidato pada perayaan Natal Nasional Tahun 2016 di Wale Ne Tou Tondano, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (27/12). “Dalam pesan Natal bersama ini, dengan penuh sukacita, mari kita bersyukur kepada […]

Ketum PGI: “Di Masa Advent Kita Belajar Membuka Pintu Hati”

JAKARTA,PGI.OR.ID-Advent adalah masa penantian, dan masa penantian kita akan Kristus menjadi sia-sia ketika kita menutup pintu hati bagi orang lain, terutama mereka yang berbeda secara sosial, budaya, bahkan agama, atau mereka yang acap kali disingkirk… Berita ini adalah copy dari http://pgi.or.id

KETAATAN YANG MENJADI BERKAT (Selasa, 27 Desember 2016)

Lukas 2:21-40 Perikop ini diawali dengan cerita biasa tentang kewajiban setiap orang tua Yahudi. Sebagai orang tua Yahudi, Yusuf dan Maria melaksanakan aturan keagamaan yang berkaitan dengan kelahiran seorang anak laki-laki. Aturan pertama adalah menyunatkan anak pada hari ke delapan (ayat 21, bdk. Im 12:3). Bersamaan dengan itu adalah pemberian nama bagi si anak. Dalam […]

KASIH YANG MENYELAMATKAN (Senin, 26 Desember 2016)

I Yohanes 4:7-21 Jika kita membaca tema tentang Kasih Allah dalam Perjanjian baru, maka perlu kita sadari bahwa yang dimasudkan sebagai “Kasih Allah” adalah perwujudan perbuatan kemurahan yang tiada taranya yang telah Allah lakukan untuk kita. Kasih Allah adalah karunia atau pemberian Allah bagi mereka yang sebenarnya tidak memiliki hak atau kelayakan untuk diberi, pemberian […]

HATI BARU (Minggu, 25 Desember 2016)

Yohanes1:1-9 Dalam Injil ini, Yohanes memberikan bukti yang jelas bahwa Yesus adalah Anak Allah dan bahwa dengan percaya kepadaNya kita bisa memiliki hidup yang kekal. Karena Dia bukannya menjadi ada ketika Dia dilahirkan, tetapi karena Dia bersifat kekal. Ay 1, Yohanes menunjukan bahwa Yesus sepenuhnya adalah manusia dan sepenuhnya juga adalah Allah. Meskipun Yesus mengenakan […]

ALLAH PUNYA RENCANA (Sabtu, 24 Desember 2016)

Yeremia 33:1-8 Pemulihan Allah atas Yerusalem bukan karena mereka berseru, tetapi karena itu merupakan bagian rencana pokok Allah. Kehancuran yang dilakukan Babel tidak mengubah tujuan Allah bagi umatNya, sekalipun Yerusalem akan dihancurkan, kota itu akan dipulihkan Allah. Karena keadilan Allah selalu diperlembut oleh belas kasihanNya. Ay. 3, Yeremia HANYA perlu berseru kepada Allah, dan Allah […]

ALLAH MEMBERIKAN YANG IA MAU (Jumat, 23 Desember 2016)

Yeremia 32:26-44 Penyembahan dewa Molokh, merupakan hal yang mengerikan bagi kita dan menjijikan di hadapan Allah. Karena pada waktu itu, yang menjadi persembahan kepada Molokh adalah anak-anak yang dikorbankan kepada dewa kafir ini. Allah sungguh luar biasa dalam melaksanakan tujuan-tujuanNya yaitu melalui umatNya. Allah memakai setiap orang dan memberikan kita kemampuan dalam menghadapi berbagai hal. […]

INVESTASI YANG MUSTAHIL (Kamis, 22 Desember 2016)

Yeremia 32:1-25 Dalam nast ini ada tiga hal yang dapat kita pelajari, Pertama mengenai perintah kepada Yeremia untuk membeli tanah yang sudah dikuasai musuh. Kedua mengenai kepercayaan yang tidak datang dengan mudah. Ketiga mengenai keraguan Yeremia atas tindakan yang diambil. Pertama: tidak mudah bagi Yeremia untuk bertindak, bahkan kota di mana ia tinggal  sudah satu […]

DIJADIKAN KUDUS (Rabu, 21 Desember 2016)

Yeremia 31:38-40 Sesempurna apapun sebuah maha karya atau pekerjaan yang kita hasilkan, pasti toh pada akhirnya akan terlihat ketidaksempurnaan dibalik kesempurnaan tersebut. Ini sebuah kelumrahan yang sering terjadi. Karena setiap zaman dan masa pasti memiliki cara tersendiri dalam melihat dari setiap sudut pandang yang berbeda. Dalam zaman Nehemia, banyak hal yang dilakukan, paska keberdosaan dalam […]