//
you're reading...

Renungan Kristen

BUKAN HAL YANG SEPELE (Rabu, 19 April 2017)

Yesaya 28:1-6

selamat paskah - CopyMabuk-mabukan adalah bagian dari kebiasaan sebagian orang hingga saat ini. Orang yang suka atau sering mabuk-mabukan biasanya di sebut pemabuk. Entah rasa nikmat seperti apa yang dirasakan ketika mabuk, namun mabuk-mabukan adalah kebiasaan yang merusak kehidupan. Orang-orang yang dalam kondisi mabuk tidak dapat berpikir dengan normal, dan menggunakan akal budinya dengan baik. Sehingga dalam kondisi mabuk orang bisa mudah membuat onar, berkelahi, dan saling melukai bahkan membunuh. Kemabukkan membuat seseorang tidak dapat mengandalkan dirinya dan bisa jatuh dalam berbagai macam dosa.

Dalam kehidupan sehari-hari, kebiasaan mabuk juga hal yang sangat mengganggu. Ketika di acara pesta pernikahan, atau selesai ibadah tertentu terkadang disertai dengan minum-minuman yang memabukkan dan dikonsumsi diluar batas. Kira-kira apa yang terjadi jika pemimpin agama, masyarakat atau bangsa juga memiliki kebiasaan mabuk?

Di zaman Nabi Yesaya, kebiasan mabuk juga menjadi masalah besar. Nabi Yesaya mengecam suku di bagian utara (Efraim) karena mereka suka mabuk-mabukan (1-8) dan tidak bisa diajar (9-13). Kegeraman Yesaya tergambar dalam nas ini, sehingga kata celaka pun menjadi nubuat yang ditujukan bagi mereka. Yang lebih mencengangkan dan sungguh amat parah lagi kalau kita membaca di ayat selanjutnya, para pemimpin agamapun terlibat dalam mabuk-mabukan dan meminta Nabi Yesaya untuk tidak memperingati mereka seperti memperingati kanak-kanak, karena merasa telah mengenal Hukum Taurat (9-10). Padahal mereka sendiri tidak dapat lagi dalam melakukan tanggungjawab mereka dengan benar akibat dari kemabukan mereka. Bagiamana mereka dapat mendengar suara Allah dan memimpin umat Israel? Israel tengah mengalami masa kejayaan, namun kemakmuran mereka akan layu, dimakan seperti buah, dan tidak seperti yang mereka kira, penghukuman bagi mereka telah menanti di pintu gerbang. Masihkah kita memandang sepela tentang kebiasaan mabuk?

@  Pdt.  Debora Gloria Oley, STh, Pendeta Cares GKE  Bukit Bamba

Discussion

No comments yet.

Post a Comment