//
you're reading...

Renungan Kristen

RESPON ATAS ANUGERAH KESELAMATAN (Selasa, 18 April 2017)

Yesaya 25:6-12

selamat paskah - CopyUcapan syukur Yesaya didasari atas perbuatan Tuhan yang nyata ketika orang-orang yang menentang maksud dan kehendak Allah mengalami kekalahan. Berita keselamatan bagi segala bangsa-bangsa pada akhir zaman setelah Kristus dalang kembali menjadi nubuat yang juga disampaikan oleh Nabi Yesaya. Gunung Sion mengacu kepada Yerusalem, dan segala bangsa mengacu kepada semua manusia dari segala suku bangsa yang akan turut menerima keselamatan. Kerajaan di masa yang akan datang digambarkan sebagai pesta jamuan istimewa yang Allah sendiri sebagai Tuan rumahnya. Pesta itu juga menggambarkan bahwa akan ada sukacita besar dalam kerajaan Alaah yang akan datang, karena tidak akan ada lagi perkabungan dan maut sudah dikalahkan untuk selama-lamanya, bahkan tidak akan adalagi air mata, dan aib. Puji-pujian terhadap Allah yang Maha Tinggi akan menjadi respon orang-orang yang menyaksikan semuanya itu.

Meskipun nubuat Nabi Yesaya disampaikan 700 tahun sebelum Kristus, namun janji keselamatan Tuhan anugerahkan tetap kokoh hingga saat ini. Oleh karena itu hal yang patut menjadi respon kita karena menerima Janji Keselamatan itu adalah bersyukur dan tetap menaruh pengharapan kepada Tuhan. Bersyukur kepada Tuhan tidak hanya sebatas kata-kata. Melalui kehidupan yang kita jalani akan nampak ucapan syukur kita yang sejati. Kesadaran kita akan kemurahan Allah yang menganugerahkan keselamatan bagi kita akan mempengaruhi rasa syukur kita kepada-Nya. Jika kita menyadari bahwa keselamatan adalah hal termahal yang sebenarnya tidak layak kita peroleh, namun Allah mau memberikannya kepada kita, maka tentu hal yang patut kita lakukan adalah bagaimana hidup menyenangkan hati Allah. Tetapi apabila keselamatan hanya sebuah hal kecil dalam pemikiran kita, maka hati kita tidak akan pernah tergugah untuk mensyukuri anugerah yang Tuhan nyatakan bagi kita melalui Kristus Yesus. Semakin kita bersyukur semakin kita belajar untuk hidup benar dihadapan Tuhan.

@ Pdt.  Debora Gloria Oley.STh  Pendeta Cares  Bukit Bamba

Discussion

No comments yet.

Post a Comment